妖怪(ようかい)
Yōkai
Kata umum untuk makhluk dan kejadian aneh dalam folklor Jepang.
Yōkai menggabungkan dua aksara: 妖, memesona atau ganjil, dan 怪, aneh atau mencurigakan. Dalam kronik istana abad ke-8, kata ini menamai kejadian-kejadian ganjil di istana, bukan makhluk. Selama sebagian besar zaman Edo orang menyebut bakemono untuk monster; yōkai baru menjadi kata baku pada era Meiji, ketika filsuf Inoue Enryō berceramah tentang yōkaigaku dan folkloris Yanagita Kunio mengumpulkan nama-nama yokai dari pedesaan, lalu menjadi kata sehari-hari lewat manga Mizuki Shigeru pada 1960-an.
Kata ini luas cakupannya. Ia meliputi makhluk yang punya tubuh dan nama, seperti kappa; hewan yang berubah wujud, seperti rubah; perkakas yang menjadi hidup; dan suara di jalan pada malam hari yang tak seorang pun bisa jelaskan. Yang biasanya tidak termasuk adalah yūrei, hantu dari seseorang tertentu yang telah mati, meski batasnya tidak tegas.



